SOLIDGOLD BERJANGKA PALEMBANG - Laju nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) masih terus melanjutkan penguatan di perdagangan hari ini, Senin (7/3). Rupiah bahkan sempat menyentuh di level Rp 12.000-an per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah dibuka di level Rp 13.032 atau menguat dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.131 per USD. Setelah lima menit perdagangan dibuka, Rupiah langsung menguat ke level Rp 12.998 per USD.
Perdagangan akhir pekan lalu, Rupiah sempat menyentuh titik terkuatnya di Rp 13.090 per USD. Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, laju Rupiah terus mempertahankan tren kenaikannya dengan bergerak positif untuk melanjutkan penguatannya sejak 9 bulan terakhir.
Pergerakan Rupiah masih terimbas sentimen sebelumnya di mana didukung oleh beberapa faktor seperti kondisi makro ekonomi Indonesia yang dianggap akan membaik, porsi dana asing di Surat Utang Negara (SUN) domestik yang kembali meningkat.
Lalu, sentimen dari eksternal berupa aksi PboC yang menurunkan GWM sehingga membuat para investor kembali tenang terhadap sentimen devaluasi Yuan. Pelaku pasar juga menantikan rilis data ketenagakerjaan AS di bulan Februari, di mana diperkirakan masih kurang baik sehingga memberikan tekanan pada laju USD.
"Tren penguatan Rupiah diharapkan dapat kembali terjadi seiring masih adanya imbas sentimen-sentimen positif tersebut," ujarnya dalam riset harian akhir pekan lalu.

No comments:
Post a Comment