Monday, March 9, 2015

Saham Toshiba Dominasi Pelemahan Nikkei Awal Pekan


SOLID GOLD PALEMBANG - Indeks Nikkei diakhir perdagangan awal pekan kedua bulan Maret ini (9/3) harus ditutup melemah dengan melanjutkan pelemahan yang sudah terjadi diawal perdagangan yang disebabkan aksi jual yang besar terhadap saham-saham utama pasca rilis data PDB kuartal empat tahun 2014 yang lebih rendah dari ekspektasi.

PDB Jepang yang dirilis sebelum perdagangan alami kenaikan dan bangkit dari posisi resesi untuk periode kuartal empat tahun 2014 ke posisi 1,5%, namun data PDB tersebut masih dibawah harapan sebelumnya untuk kenaikan di posisi 2,2 persen. Sentimen ini menjadi pelemah indeks, sehingga aksi jual yang besar terjadi pada saham sektor otomotif dan juga saham lapis biru.

Saham otomotif tersebut adalah Denso melemah signifikan sebesar 1.30%, Hino Motor melemah signifikan sebesar 1.85%, Honda Motor melemah signifikan sebesar 1%, Isuzu Motor melemah signifikan sebesar 0.55%, Kawaski Kisen Motor melemah signifikan sebesar 0.86%, Mazda Motor melemah signifikan sebesar 1.71%, Mitsubishi Motor melemah sebesar 0.20%, Nissan Motor melemah signifikan sebesar 0.72%, Suzuki Motor melemah signifikan sebesar 0.75%, serta Toyota Motor melemah sebesar 0.45%.

Saham lapis utama juga tampak ikut melemah seperti Toshiba melemah signifikan sebesar 2.05%, Sony melemah signifikan sebesar 1.75%, Sharp melemah sebesar 0.45%, Panasonic melemah signifikan sebesar 1.21%, Nikkon melemah signifikan sebesar 1.10%, Konica Minolta melemah signifikan sebesar 2.15%, Hitachi melemah signifikan sebesar 1%, serta Canon melemah signifikan sebesar 0.80%.

Pergerakan indeks Nikkei diakhir perdagangan hari ini harus ditutup melemah sebesar 178.45 poin atau 0.94% yang menjadi 18.792,55 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 18.971,00 poin dengan mencapai tertinggi pada 18.875,15 poin serta terendah pada 18.733,87 poin. Begitu pula dengan pergerakan indeks Nikkei berjangka hari ini yang juga ditutup melemah sebesar 105 poin atau 0.56% yang menjadi 18.790 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 18.895 poin dengan mencapai tertinggi pada 18.885 poin serta terendah pada 18.745 poin.

Berdasarkan pada penutupan perdagangan hari ini, pergerakan indeks Nikkei Selasa besok diperkirakan masih akan bergerak di teritori negatif dengan mencoba menembus suppor pada 18.736 poin dengan bolinger tengah 10 MA5 time H4, daily. Jika pergerakan indeks mampu menembus support pada 18.736 poin maka diperkirakan bahwa pergerakan indeks akan mencoba menembus support berikutnya pada 18.659 poin.

Jika pergerakan indeks tidak mampu menembus support pada 18.736 poin maka diperkirakan bahwa pergerakan indeks akan mencoba menembus resistance terdekatnya pada 18.897 poin dengan bolinger tengah 10 MA5 daily. Jika pergerakan indeks mampu menembus resistance pada 18.897 poin maka diperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei akan mencoba menembus resistance berikutnya pada 19.000 poin.  

(Sumber: Vibiznews)

No comments:

Post a Comment