SOLID GOLD PALEMBANG - Mengawali perdagangan bursa saham Jepang di awal pekan ini (9/2), Indeks Nikkei melanjuti penguatan dari perdagangan sebelumnya. penguatan yang di topang oleh menguatnya saham-saham otomotif dan keuangan serta kembali melemah nya Yen Jepang terhadap Dolar AS.
Yen Jepang yang melemah terhadap Dolar AS di akhir perdagangan di sesi AS pekan lalu, merespon rilis data Non Farm Payrolls AS di bulan Januari yang menurun menjadi 257K di bandingkan dengan data bulan sebelumnya pada 329K, serta hasil rilis tersebut berada diatas ekspektasi ekonom yang memperkirakan menurun menjadi 234K. Yen melemah sebesar 158 pips atau 1.32% menjadi 119.11 dari posisi pembukaan pada 117.53 dengan posisi pencapaian tertinggi pada 119.22 serta pencapaian terendah pada 117.18.
Saham-saham otomotif yang menguat di awal perdaganagan pekan ini seperti Toyota Motor menguat lebih dari 1%, Nissan Motor menguat 1%. Selain saham otomotif yag menguat, juga terdapat beberapa saham yang mengalami penguatan signifikan seperti Sharp menguat 1%, Mitsubishi UFJ Financial menguat 1.7%, serta SMFG menguat 1.9%.
Hari ini indeks Spot Nikkei mengalami penguatan sebesar 141.81 poin atau 0.79% yang menjadi 17.790,31 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 17.648,50 poin dengan pencapaian tertinggi pada 17.700,67 poin serta pencpaian terendah pada 17.603,07 poin. Berbanding terbalik pada pergerakan indeks Spot Nikkei, Ideks Nikkei Berjangka awal pekan ini melemah signifikan sebesar 165 poin atau 0.94% yang menjadi 17.730 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 17.895 poin dengan pencapaian tertinggi pada 17.915 poin serta pencapaian terendah pada 17.860 poin.
Berdasarkan pada penutupan perdagangan di akhir pekan lalu, Pergerakan perdagangan di awal pekan ini diperkirakan akan bergerak diteritori negatif dengan level support pada 17.660 poin dan 17.615 poin serta level resistance pada 17.705 poin dan 17.669 poin.
(Sumber: Vibiznews)

No comments:
Post a Comment