Friday, February 13, 2015

Harga Tembaga Comex Sesi Asia Lanjutkan Rally Mantap


SOLID GOLD PALEMBANG - Harga tembaga Comex kembali melanjutkan rally pada sesi perdagangan elektronik di Asia hari ini (13/2). Harga tembaga mengalami kenaikan terbesar dalam lebih dari satu minggu pada perdagangan kemarin. Gencatan senjata yang terjadi di Ukraina dan prospek dicapainya kesepakatan antara Yunani dan krediturnya dari Eurozone membuat prospek turunnya permintaan akibat krisis politik di Eropa mulai berkurang.  

Para pemimpin dari Rusia, Ukraina, Jerman dan Perancis telah setuju pada hari Kamis lalu untuk melakukan gencatan senjata untuk menghindari kelanjuran konflik yang terjadi di Ukraina timur. Sementara itu para menteri keuangan Eurozone mengatakan bahwa kemungkinan kompromi akan tercapai dalam usaha penyelamatan Yunani.

Dikabarkan bahwa Yunani dan Jerman akan melakukan pertemuan darurat dengan para kreditur lain. Kedua negara tersebut memiliki konflik kepentingan dalam pertemuan tersebut. Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai nasib Yunani. Sebelumnya telah beredar kabar dari sebuah sumber bahwa Yunani telah mencapai kesepakatan secara prinsip dengan Uni Eropa untuk tetap bertahan dalam program bailout yang sedang berjalan. Jika memilih bertahan Yunani harus mau berkorban untuk melakukan pengetatan anggaran yang telah membebani rakyat negara tersebut.

Harga tembaga Comex untuk kontrak Maret pada perdagangan elektronik  di Asia tampak mengalami peningkatan sebesar 1.65 sen atau setara dengan 0.63 persen menjadi 2,6185 dollar per pon. Harga tembaga berjangka tersebut di akhir perdagangan dini hari tadi membukukan penguatan sebesar 2,4 persen.

Pergerakan harga tembaga berjangka di pasar New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk mengalami kenaikan lanjutan. Meredanya kekhawatiran mengenai kondisi Eropa menjadi faktor pendukung penting bagi pergerakan harga logam industri tersebut. Akan tetapi apabila ada kabar negatif mengenai kelanjutan nasib Yunani harga akan kembali tertekan. 

No comments:

Post a Comment