Friday, February 13, 2015

Akhir Pekan Nikkei Dibuka Melemah Oleh Penguatan Yen


SOLID GOLD PALEMBANG - Penguatan diakhir perdagangan kemarin yang telah mencapai tertinggi sejak Juli 2007 tidak dapat di lanjutkan di awal perdagangan bursa saham Tokyo Jepang akhir pekan (13/2), Indeks Nikkei kembali di perlemah oleh menguatnya Yen Jepang terhadap Dolar AS serta saham-saham lapis biru yang dibuka melemah.

Yen Jepang kembali mendapatkan penguatan yang signifikan di sesi perdagangan Eropa hingga AS disebabkan merespon akan kesepakatan perdamaian antara Yunani dan Ukraina serta keputusan IMF yang akan memberikan bantuan untuk memperbaiki perekonomian Ukraina sebesar US$ 17.6 miliar sehingga Yen Jepang menguat sebesar 134 poin atau   1.12% yang menjadi 119.12 dengan mencapai terendah pada 118.51 serta mencapai tertinggi pada 120.47.

Kembali menguatnya Yen Jepang yang signifikan memberikan pukulan terhadap pergerakan saham-saham eksportir yang di pimmpin oleh Saham Thosiba yang merosot 1.4%, Cannon dibuka  melemah 0.3%, Sony dibuka melemah 0.1%, Toyota Motor dibuka melemah 0.1%.

Indeks spot Nikkei di awal perdagangan hari ini dibuka melemah sebesar 87.62 poin atau 0.49% yang menjadi 17.892,10 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 17.979,72 poin dengan mencapai tertinggi pada 18.005,45 poin dan mencapai terendah pada 17.884,34 poin. Berbanding terbalik dengan pergerakan indeks Spot Nikkei, Indeks Nikkei Berjangka dibuka menguat sebesar 60 poin atau 0.34% yang menjadi 17.920 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 17.860 poin dengan mencapai tertinggi pada 18.000 poin serta mencapai terendah pada 17.705 poin.

Berdasarkan pada penutupan perdagangan sebelumnya, Pergerakan perdagangan di awal pekan ini diperkirakan akan bergerak di teritori positif dengan level resistance pada 17.962 poin dan 17.999 poin serta level support pada 17.906 poin dan 17.864 poin. Dapat di lihat pada indikator Stochastic, RSI, Aligator dan Parabolic SAR dengan time H1 dan H4.

(Sumber: Vibiznews)

No comments:

Post a Comment