Monday, April 18, 2016

Rupiah Kembali Melemah


SOLIDGOLD BERJANGKA PALEMBANG    -     Laju nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Senin (18/4). Rupiah dibuka di level Rp 13.154 per USD kemudian langsung melemah ke Rp 13.214 per USD.
Mengutip data Bloomberg, sepanjang perdagangan, Rupiah masih betah berada di di atas Rp 13.200-an per USD.
Sebelumnya, Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, perkembangan ekonomi dunia sangat dinamis, bahkan pertumbuhannya cukup pelan. Misalnya, Jepang dan Eropa yang mengalami negative interest rate hingga berdampak pada dana mengalir ke negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Dana yang masuk itu kemudian membuat mata uang kita menjadi kuat. Karena begitu banyak dana yang masuk. Dan juga demand valuta asing akan tidak terlalu besar dalam kuartal 1 ini. 
Meski banyak dana masuk ke Tanah Air tetap ada risiko yang harus diwaspadai. Misalnya, risiko dari Amerika Serikat (AS) yang berpotensi menaikkan kembali Fed Fund Rate. Sehingga kondisi tersebut harus diantisipasi jika tidak mau dana yang masuk tersebut kembali hengkang dari Indonesia.
"Risiko itu misalnya kalau di Amerika nanti bunga atau fed fund ratenya dinaikkan, dan mungkin dinaikkan tidak besar, tapi kita lihat ada kecenderungan untuk dinaikkan itu bisa berdampak kepada dana itu keluar. Nah kalau dana itu keluar dan kita tidak antisipasi, itu bisa menyebabkan nilai tukar itu cukup bergejolak," jelas dia.

No comments:

Post a Comment