SOLIDGOLD BERJANGKA PALEMBANG - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (1/3) dibuka di zona hijau atau menguat.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat 0,08 persen atau 11 poin ke level Rp 13.361 dari posisi penutupan perdagangan kemarin Rp 13.375 per USD.
Analis NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan laju rupiah di pasar spot antar valas kembali mengalami kenaikan terbatas terhadap USD di saat mata uang lainnya seperti EUR, GBP, CNY, CHF, CAD, maupun RUB melemah terhadap USD. Tercatat hanya rupiah dan yen yang mampu berada di zona positif terhadap USD.
Sebelumnya tekankan bahwa penguatan Rupiah kali ini merupakan yang terkuat selama 2016 di level Rp 13.375. Pergerakan Rupiah mendapatkan berbagai sentimen positif diantaranya harga minyak yang kini berada di level USD32/barrel, meredanya kekhawatiran akan ekonomi China, hingga pertemuan G20.
Lalu dari dalam negeri, Menteri Keuangan Indonesia menyuarakan akan optimisme keuangan lokal hingga antisipasi terhadap rilis inflasi yang diperkirakan akan stabil melihat tidak banyaknya lonjakan harga yang terjadi.
"Kembali menguatnya laju Yen dan beberapa komoditas diharapkan dapat memberikan imbas positif bagi laju Rupiah untuk dapat bertahan di tren kenaikannya," ujarnya dalam riset harian.
Sehingga diharapkan adanya kenaikan lanjutan, jika ada sentimen yang positif yang cukup memberikan dorongan penguatan pada laju Rupiah. Support Rupiah 13.450 serta Resisten 13.200. Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju Rupiah.

No comments:
Post a Comment