SOLID GOLD PALEMBANG - Indeks Hang Seng mengawali pekan dengan penguatan, menyambut berita pemotongan suku bungadan outlook positif industri manufaktur China. People bank of China memotong suku bunga acuan akhir pekan kemarin sebesar 25 basis poin menjadi 5,35%. Negara perekonomian terbesar kedua dunia ini memotong suku bunga acuannya untuk kedua kalinya dalam tiga bulan dengan harapan dapat menstimulus perekonomiannya di tengah ancaman deflasi. Banyak ekonom memprediksi pada pertemuan tahunan pekan ini, Perdana Mentri China, Li Keqiang, akan mengumumkan target pertumbuhan tahun 2015 sebesar 7%, lebih rendah dari pertumbuhan 7,5% tahun lalu.
"Saya tidak akan heran jika ada pemangkasan lagi dalam rasio cadangan atau suku bunga. Pasar saham akan mendapatkan dukungan. Pemerintah China ingin menjaga pertumbuhan tetap stabil, sambil melakukan reformasi," ujar Audrey Goh, analis Standard Chartered.
Data resmi PMI manufaktur China berada di level 49.9 di bulan Februari, naik tipis dari level 49.8 di bulan sebelumnya berdasarkan laporan China Federation of logistics and Purchasing pada akhir pekan lalu. Pagi ini, data perekonomian China mencerahkan bursa Asia dengan HSBC Holdings dan Markit Economics melaporkan PMI manufaktur di bulan Januari naik menjadi 50.7 dari prediksi 50.1 dan level sebelumnya 50.1.
Indeks Hang Seng dibuka menguat 04% di hari Senin dan sejauh ini diperdagangkan di kisaran 24806, di dekat level tertinggi harian 24978 dan menjauhi level terendah harian 24589.
(Sumber: monexnews)

No comments:
Post a Comment