Tuesday, February 17, 2015

Nikkei Selasa Jatuh Dari Ketinggian, Saham Eksportir Tertekan


SOLID GOLD PALEMBANG - Setelah berhasil menguat di perdagangan sebelumnya yang merespon Data PDB Jepang, Indeks Nikkei Jepang Selasa pagi ini (17/2) dibuka melemah oleh penguatan kurs  Yen Jepang dan juga aksi profit taking yang menggerus saham-saham lapis biru. Selain itu liburnya bursa saham AS memberikan kelesuan diawal perdagangan.

Sepinya arahan fundamental AS membuat Yen Jepang kembali menguat menguat sebesar 27 poin atau 0.23% menjadi 118.46 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 118.73 poin serta mencapai tertinggi pada 118,79  serta mencapai terendah pada 118.28.

Aksi profit taking terjadi setelah perdagangan sebelumya mencapai level tertinggi 8 tahun dan akibatnya menekan  saham-saham lapis biru khususnya eksportir seperti  saham Cannon melemah 0.21%, Honda Motor melemah sebesar 0.6%, Nikkon melemah 0.34%,Suzuki Motor melemah 0.3% serta Mazda Motor melemah sebesar 1%.

Indeks Spot Nikkei di awal perdagangan hari ini dibuka melemah sebesar 55.07 poin atau 0.30% menjadi 17.949,70 poin dari posisi sebelumnya pada 18.004,77 poin dan mencapai tertinggi pada 18.031,73 poin serta mencapai terendah pada17.895,23 poin. Serta pergerakan indeks Nikkei Berjangka diawal perdagangan hari ini juga melemah sebesar 25 poin atau 14% yang menjadi 17.935 poin dari posisi penutupan sebelumnya pada 17.960 poin dengan mencapai tertinggi pada 18.070 poin dan terendah pada 17.960 poin.

Berdasarkan pada penutupan perdagangan sebelumnya, Pergerakan indeks Nikkei diperkirakan akan bergerak di teritori Negatif dengan level support pada 17.915 poin dan 17.845 poin serta level resistance pada 17.875 poin dan 17.954 poin.   

(Sumber: Vibiznews)

No comments:

Post a Comment