SOLID GOLD PALEMBANG - Bursa saham Jepang hari Rabu (25/02) dibuka dengan indeks Nikkei kembali retreat dari posisi tertinggi 15 tahun oleh aksi jual terhadap semua sektor pasca menguatnya kembali kurs Yen terhadap dollar AS setelah perdagangan sebelumnya melemah di kisaran 119 yen. Dan tampaknya arahan perdagangan Wall Street tidak memberikan dampak positif bagi pergerakan awal perdagangan di bursa Tokyo ini.
Kurs Yen menguat kembali ke kisaran 118 yen setelah sebelumnya menguat jelang pidato Janet Yellen semalam di hadapan kongres AS, dan ini memberikan sentimen positif bagi pasar untuk menekan saham-saham eksportir. Beberapa saham kapitalisasi besar yang ikut terpukul di awal perdagangan pagi ini saham pembuat robot Fanuc dan pemilik merek pakaian Uniqlo, Fast Retailing, turun 0,5 dan 0,7 persen masing-masing.
Selain itu saham Hitachi juga turun 0,8 persen di tengah berita bahwa konglomerat Jepang tersebut akan melepaskan bisnis rel kedirgantaraan Italia dan kelompok pertahanan Finmeccanica sebesar $ 2,2 miliar.
Indeks spot Nikkei dibuka melemah 0,2 persen pada posisi 18619,28 dan indeks berjangka Nikkei dibuka di posisi 18625 setelah perdagangan sebelumnya indeks berjangka ditutup 18.620 poin dengan mencapai tertinggi pada 18.625 poin serta terendah pada 18.460 poin. Dan untuk perdagangan hari ini, Nikkei diperkirakan akan naik ke level 18690 pada bolinger atas 5 dan 11 pada time frame Daily. Jika tembus, bisa terus naik ke level 18777 pada bolinger atas 11 Daily. Jika tembus support di MA 3 daily pada level 18560, maka akan terkoreksi turun menuju level 18495 pada MA 5 time frame Daily.
(Sumber: Vibiznews)

No comments:
Post a Comment